Latest Post

Anggota DPRD Padang, Edmon (baju hitam) meninjau persiapan pemasangan PJU di Indarung-Lubuk Paraku

PADANG - Warga sepanjang jalan raya Pasar Indarung-Lubuak Paraku, Kota Padang mengapresiasi pemasangan penerangan jalan umum (PJU) yang dilakukan Dinas Perhubungan. Dengan terpasangnya PJU tersebut, jalan yang menghubungkan Padang dengan Solok makin "tacelak" di malam hari.

Tokoh masyarakat setempat, Lili Darmi menyebutkan sebelum dipasangnya PJU, kondisi jalan cukup gelap. Situasi ini bisa memicu kriminalitas sehingga menyebabkan warga takut untuk keluar malam hari.

"Alhamdulillah, aspirasi warga terkait penerangan jalan umum dipenuhi. Warga berterimakasih ke Pemko Padang," kata Lili Darmi, Rabu (26/10/2022).

Apresiasi yang sama juga disampaikan Ketua RW IX  Kelurahan Indarung, Hendro menyampaikan terima kasih atas realisasi PJU sehingga daerah tersebut menjadi lebih terang di malam hari.

"Selain Pemko, warga juga apresiasi ke Pak Edmon yang menjadi perpanjangan warga selaku anggota DPRD Padang," tegasnya.

Sementara, anggota DPRD Padang, Edmon menyampaikan, pemasangan PJU telah dimulai oleh unit PJU Dinas Perhubungan   Padang  mulai dari depan pasar Indarung sampai Lubuk Paraku. lebih kurang sebanyak  70 titik melewati RW IX dan RW XII Indarung.

Politisi PKS ini berharap dengan pemasangan PJU ini masyarakat setempat menjadi lebih aman melewati jalan tersebut di malam hari.

"Termasuk pengendara yang lewat mengingat ini jalan nasional yang cukup padat,"ungkapnya.(***)

Wismar Pandjaitan, Anggota DPRD Padang


PADANG - Anggota DPRD Padang Wismar Pandjaitan mendukung langkah Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Padang Comsumer Crisis yang mendesak Perumda Air Minum Padang untuk melakukan tera ulang meteran air pelanggan. 

"Kita apresiasi langkah LPKSM Padang Consumer Crisis yang mengingatkan Perumda Air Minum segera tera ulang meteran air pelanggan. Kita mendukung LSM yang melakukan kritikan terhadap BUMD ini," jelas Wismar Pandjaitan.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini menyampaikan, bahwa tera ulang meteran air pelanggan memang menjadi kewajiban Perumda Air Minum Kota Padang. Bahkan sebutnya, kewajiban tera ulang itu dilindungi undang-undang (UU).

Tera ulang meteran pelanggan merupakan kewajiban Perumda Air Minum Padang sesuai yang telah diamanatkan UU Nomor 2 Tahun 1981 tentang Meterologi Legal dan UU Nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen PDAM wajib tera ulang meteran pelanggan.

Kemudian, tera ulang juga ditegaskan oleh PP No16 tahun 2005 tentang pengembangan sistem air minum (SPAM). Pasal 11 ayat 3,  utk menjamin keakurasian meter air wajib ditera ulang secara berkala oleh instansi berwenang.

Anggota Fraksi Golkar Perjuangan DPRD Padang ini menilai, dengan tera ulang maka korasi atau kerusakan meteran air pelanggan bisa dikontrol sehingga validasi data biaya pemakaian air terbaca dengan baik.

"Ada keluhan dari masyarakat terkait pembengkakan biaya tagihan air. Barangkali, bisa salah satu penyebabnya adalah data yang tidak valid," tegas Wismar.

Menurut Wismar, apabila kenaikan tagihan air pelanggan naik secara tiba-tiba tentu ini merugikan masyarakat. Sebagai perusahaan plat merah, lanjutnya, tidaklah baik merugikan pelanggan atau masyarakat.

Pada kesempatan ini Wismar berharap agar Perumda Air Minum segera melakukan tera ulang meteran air pelanggan. "Dana untuk tera ulang tersebut kan juga ada dialokasikan," paparnya.(obr)

Peserta pelatihan Publik Speaking Maribaya Training & Consulting foto bersama


PADANG - Ratusan peserta dari berbagai kalangan mendapatkan pelatihan publik speaking atau keterampilan berbahasa dari Maribaya Training dan Consulting. Pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi ini dilaksanakan di Gedung Yayasan Zaara, Sabtu (22/10/2022) dan tanpa dipungut biaya.

Dari registrasi panitia, terlihat peserta datang dari berbagai kalangan seperti guru, dosen, pengusaha, wartawan sampai kontraktor dan sales marketing. Bahkan, ada peserta yang berasal dari Malaysia.

Pelatihan satu hari ini menghadirkan pembicara DR. Zulkifli AR, SIK, MH yang juga merupakan owner Maribaya Consultan & Consulting. Terkait materi pelatihan, nerupakan dasar-dasar teknik publik speaking.

Menurut pria berpangkat Brigadir Jendral Polisi ini, publik speaking memiliki berbagai jenis bentuk, salah satunya adalah pidato yang biasanya bertujuan untuk menyampaikan sebuah materi yang ingin disampaikan kepada khalayak ramai, agar isi dan pesan dari materi tersebut dapat tersalurkan dengan baik kepada audiens.

"Biasanya public speaking tidak dilakukan oleh orang-orang tertentu saja, tapi setiap individu pastinya akan menemui momen yang mengharuskan mereka untuk berbicara di depan umum," jelasnya.

Dijelaskannya, ada empat alasan mengapa public speaking penting untuk dipelajari dan dikuasai.

 1. Meningkatkan rasa percaya diri

Seseorang yang memilik public speaking yang bagus tidak akan mudah minder saat harus berbicara atau menyampaikan pendapatnya di depan umum.

Hal tersebut karena dia sudah terlatih untuk melakukannya dan dia tidak akan kesulitan dalam melakukan pemilihan kata untuk menyampaikan sesuatu di depan semua orang.

 2. Tingkatkan skill leadership

Seorang pemimpin perlu memiliki public speaking yang bagus. Hal tersebut dikarenakan pemimpin tentu memiliki banyak anggota di mana mereka akan menerima instruksi dari pimpinan mereka.

Tanpa public speaking yang mumpuni, tentu akan menyulitkan pemimpin untuk membuat anggotanya paham atas apa yang dia maksud dan dia inginkan.

 3. Memperluas relasi

Orang lain akan mudah akrab denganmu jika kamu memiliki public speaking yang bagus. Mereka akan tertarik saat kamu mampu berbicara dengan lugas, lancar, dan lincah, sehingga hal tersebut berguna untuk memperluas relasi kerjamu dan menarik klien untuk mendapatkan sebuah proyek.

 4. Tingkatkan peluang karier

Dengan memiliki public speaking yang bagus, kamu dapat menuangkan segala ide pikiran ke dalam kata-kata yang mudah dipahami orang lain.

Hal tersebut sangat bermanfaat untuk meningkatkan kariermu karena kamu dapat membuat orang lain percaya padamu dengan mudah hanya dengan memiliki pengetahuan dan public speaking yang bagus.

Brigjen Pol Zulkifli AR memberikan materi pelatihan publik speaking


Salah satu materi menarik yang disampaikan Zulkifli AR adalah persoalan mental block. Saat melakukan public speaking, seringkali orang mengalami mental block. Mental block adalah kondisi pikiran yang menolak pikiran/gagasan/tindakan tertentu yang menghalangi seseorang untuk meraih potensi optimalnya. Namun, tidak hanya dalam public speaking, mental block juga dapat terjadi pada berbagai hal dan keadaan di dalam hidup.

Dikatakan Zulkifli, ada beberapa ciri seseorang mengalami mental block saat public speaking. Ciri tersebut dapat berupa perasaan gugup, berkeringat, kesulitan mengingat atau fokus, sakit fisik, dan lain-lain. Semua hal tersebut datang dari pikiran dan dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti kurang persiapan, rasa malu, takut melakukan kesalahan, dan lain sebagainya.

Zulkifli juga memberikan tip cara mengatasi gugup, antara lain,p kirkan audiens, bukan dirimu sendiri.Ketika mulai berbicara, ajak pikiran kamu untuk fokus pada hal positif dan tumbuhkan emosi positif. Melakukan eye contact, atau memandang ke dahi audiens.

Memegang suatu benda yang bisa mengalihkan kelebihan energi dari rasa gugup.(***)



PADANG - Di tengah keadaan ekonomi yang kian memburuk dan harga sewa perkantoran yang terus meningkat, Zaara Padang Virtual Office mungkin menjadi jawaban untuk pengusaha, pemilik usaha, maupun anda yang ingin memulai bisnis.

Dengan Zaara Padang Virtual Office, anda memiliki kesempatan untuk mendaftarkan bisnis tanpa perlu memiliki sebuah kantor secara fisik. Sederhananya, kamu membayar penyedia jasa untuk meminjam alamat mereka sebagai alamat kantor.

Selain meminjam alamat, biasanya virtual office juga menawarkan berbagai fasilitas yang dapat ditemui di kantor umumnya, seperti ruang rapat, resepsionis, asisten untuk mengangkat telepon, menerima surat dokumen serta paket, dan lainnya.

Jika kedatangan tamu, anda bisa membawa mereka untuk rapat di ruang rapat yang disediakan oleh virtual office. Fasilitas ini juga akan menambah kesan positif dan kredibilitas lebih di mata tamu.

Adanya sebuah kantor yang terdaftar tanpa memiliki wujud fisik yang pasti, berarti dapat menghemat biaya-biaya operasional, sewa, dan lainnya.

Hal ini menguntungkan pemilik maupun karyawan kantor lantaran tidak lagi perlu pusing akan biaya transportasi atau hal-hal lain.

Biasanya, penyedia virtual office memiliki bangunan berbentuk perkantoran yang juga menyediakan ruang kantor untuk disewakan.

Ketika menggunakan jasa virtual office, anda akan berbagi lantai dengan perusahaan-perusahaan lainnya yang juga menggunakan jasa ini.

Tenang saja, tiap perusahaan akan mendapat sebuah meja atau kubikel kerja sendiri dan tidak berbagi dengan perusahaan lainnya.

Virtual office dapat membantumu untuk lebih fokus mengelola modal usaha ketika mengembangkan bisnis.

Zaara Padang Virtual Office memiliki fasilitas lokasi yang dekat dengan pusat kota. Kemudian, biaya sewa per bulan 250 ribu per bulan. Fasilitas lainnya areal parkir dan tempat ibadah.(***)

Konsultasi Rencana Kerja Bamus DPRD Solsel dengan DPRD Padang


PADANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok Selatan melakukan kunjungan kerja ke DPRD Padang, Selasa (20/9/2022).

Kunjungan kerja dilakukan DPRD Solok Selatan untuk mengkonsultasikan sejumlah kinerja. Salah satunya mengenai efektifitas kerja-kerja alat kelengkapan dewan, terutama rencana kerja Badan Musyawarah (Bamus).

Wakil Ketua DPRD Solok Selatan Armen Syah Johan mengatakan konsultasi rencana kerja Badan Musyawarah merupakan sesuatu yang penting mengingat seluruh kegiatan DPRD Solsel disusun melalui rapat anggota.

"Kami perlu pembanding apakah rencana kerja Bamus DPRD Solsel dama dengan DPRD Padang. Setelah konsultasi ini, DPRD Solses dapat sesuatu yang baru," kata Armen Syah usai kegiatan di Gedung DPRD Padang, Selasa (20/9/2022).

Sesuatu yang baru tersebut, tambah Armen Syah, bahwa setiap anggota memiliki peran yang kuat dalam penyusunan kegiatan dewan. Hal ini berbeda di DPRD Solsel, yang mana hasil Bamus hanya ditentukan oleh pimpinan.

Menurut politisi Gerindra ini, hal baru dan yang lebih penting, bahwa setiap rapat Bamus, pejabat eksekutif harus mengikuti rapat Bamus.

"Rencana kerja seperti ini akan diimplementasikan di DPRD Solsel. Tentunya dibahas dulu pada tingkat pimpinan," ucap Armen Syah.

Kabag Petrsidangan Perundang-undangan dan Kehumasan DPRD Padang, Marzuki menjelaskan selain rencana kerja Bamus, konsultasi tadi juga membahas pembentukan Panitia Khusus (Pansus) di DPRD Padang.

Marzuki merinci, Bamus merupakan salah satu alat kelengkapan dewan. Karna itu, DPRD Padang melibatkan Asisten I Pemko Padang untuk penyusunan rencana kerja Bamus.

"Hal itu yang dikonsultasikan dengan DPRD Solsel," jelas Marzuki.

Kemudian, Marzuki juga menerangkan mekanisme pembentukan pansus saat konsultasi tersebut.

Pembentukan Pansus di DPRD Padang biasanya berasal dari rekomendasi Komisi ataupun Fraksi. Kemudian pembentukannya harus melalui persetujuan rapat pimpinan gabungan (Rapimgab) sebelum disetujui.

“Karena di rapimgab seluruh fraksi dan ketua komisi hadir semua. Jadi kami bisa menyepakati apakah permasalahan ini merupakan prioritas untuk dibahas atau tidak,” ungkapnya.

Alur mekanisme pembentukan Pansus dimulai dari pengajuan usulan dari Komisi ataupun Fraksi, dibahas dalam rapimgab, lalu ditetapkan jadwal dalam Badan Musyawarah (Bamus), ditetapkan pembentukan Pansus dalam rapat Paripurna, melakukan rapat kerja, studi banding, dan mengeluarkan rekomendasi.(agb)


PADANG - Anggota DPRD Padang, Muzni Zen menyerahkan bantuan empat unit becak motor (bentor) ke pelaku UMKM di daerah pemilihannya. Bantuan UMKM tersebut dibiayai dari dana pokok-pokok pikiran (Pokir) Muzni Zen selaku anggota DPRD Kota Padang. 

Penyerahan empat unit becak motor untuk pelaku usaha tersebut diserahkan langsung Muzni Zen. Ikut mendampingi tim Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang di halaman Kantor Camat Kuranji. Juga dihadiri Ketua Pimpinan Daerah Satria Gerindra Sumbar, Rudi Syafriandi bersama pengurus.

"Ini merupakan bantuan kepada pelaku usaha kecil mikro. Dengan bantuan ini kita berharap pelaku usaha mikro bisa berkembang,"kata Muzni disela-sela penyerahan bantuan, Senin (19/9/22).



Ditambahkannya, selaku wakil rakyat Muzni Zen lebih fokus membantu pelaku usaha mikto dengan mengalokasikan anggaran pokirnya untuk pengembangan usaha mikro.

Ketua Pimpinan Cabang  Padang relawan SATRIA ini mengatakan tahun 2022 ini dirinya mengalokasikan Rp1,1 miliar untuk bantuan UMKM. Dijelaskannya, seperti informasi dari Dinas Koperasi dan UMKM pada bulan Oktober bantuan lain berbentuk kompor gas, etalase dan lain-lainnya akan diterima warga.

"Harapannya dengan bantuan ini terjadi peningkatan perekonomian masyarakat," tegasnya.



Muzni Zein dalam kesempatan itu berharap, bantuan yang diberikan melalui dana Pokirnya sebagai anggota Dewan dapat dipergunakan sebaik mungkin oleh penerima bantuan.

"Bantuan yang kami berikan ini bisa membantu pengembangan usaha bagi warga ini. Bentor ini juga dijaga dengan baik oleh penerima bantuan ini nantinya," ujar Ketua PC Satria Gerindra Kota Padang.

Bantuan untuk pelaku UMKM ini disebutkan Muzni Zen adalah bentuk kerja nyata Partai Gerindra melalui kadernyq di DPRD Padang. Sesuai moto Partai Gerindra, tambahnya, yang selalu dekat dengan rakyat dan bekerja untuk rakyat.

Sementara, salah seorang penerima bantuan becak motor, Budi Sastra Aziz dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasi atas bantuan bapak Muzni Zein, anggota DPRD Kota Padang.



"Bentor ini akan dipergunakan untuk menunjang usaha. Selama ini usahanya berjualan serabutan, seperti menjual kelapa muda durian apabila musim dan orderan papan bunga," jelasnya.

Untuk itu ia pun mendoakan Muzni Zein dalam menjalankan aktifitas sebagai anggota dewan selalu sukses. "Kami berharap bapak Muzni Zein sukses selalu dan selalu dipilih rakyat untuk kedepannya," pungkas Aziz.



Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Perry Rinaldi menekankan, bentor ini digunakan sebagai peruntukan dalam melakukan pengembangan usaha bagi warga ini. Sebagai pengembangan usaha dibidang usaha mikro kecil menengah (umkm).

"Kami berharap usaha mereka dapat berkembang dengan bantuan becak motor ini. Ini akan dapat mengangkat barang-barang keperluan harian bagi pelaku usaha yang dibantu dana Pokir bapak Anggota DPRD Kota Padang, Muzni Zein," pungkasnya. (***)



PADANG - Gempa berkekuatan M 6,1 dan M 5,4 mengguncang Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.

Dalam rilis yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa M 6,1 terjadi pukul 06.10 WIB, Minggu (11/9/2022).

Gempa berada 147 kilometer barat laut, Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan kedalaman 10 kilometer.

Gempa tersebut dilaporkan terasa hingga Padang, Pesisir Selatan, dan Padang Pariaman.

Dilansir dari Kompas.com, sejumlah warga Padang terkejut dengan goyangan gempa dan berlarian keluar rumah.

Gempanya cukup kuat dan agak lama. Kami waspada dan keluar rumah," kata Widi (50) di Padang kepada Kompas.com, Minggu.

Widi mengatakan, getaran gempa cukup lama dan membuat kaca rumahnya bergetar kencang.

"Kaca rumah bergetar kencang sehingga kami takut kalau terjadi gempa besar. Jadi kami selamatkan diri keluar rumah," jelas Widi.

Sementara warga Pesisir Selatan, Fitri (40) mengaku juga dikejutkan dengan gempa tersebut.

"Iya terasa cukup kuat. Kami berjaga-jaga dengan keluar rumah," kata Fitri.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar Rumainur menyebutkan pihaknya belum menerima laporan kerusakan akibat gempa itu.

"Belum ada. Kita masih melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan BPBD Mentawai," kata Rumainur.(***)



PADANG - Pihak Perumda Air Minum Padang angkat bicara terkait tudingan pelanggan bahwa perusahaan plat merah tersebut hanya jualan angin.

Menurut Kasubag Humas Perumda Air Minum Padang, Noviardi Zein apabila pelanggan komplain itu adalah hal yang wajar.

"Apabila komplain pelanggan datang ke kantor apalagi menyangkut pemakaian dan pembayaran air," keterangan Noviardi melalui pesan WA ke oborsumbar.com, Sabtu (3/9/2022).

Noviardi menjelaskan, tidak hanya komplain pemakaian dan pembayaran air saja, pelayanan lainnya pelanggan juga langsung mendatangi kantor. Biasanya, lanjutnya, kantor yang didatangi yang terdekat dengan Kantor Cabang.

Sebelumnya, diberitakan bahwa pelanggan menuding PDAM Padang hanya jual angin. Tudingan tersebut didasari pelanggan karena terjadinya pembengkakan pembayaran tagihan air minum. Padahal, menurut pelanggan Perumda Air Minum belum mengumumkan kenaikan tarif.

Koordinator Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Padang Consumer Crisis, Erison AW berpendapt, terjadinya kenaikan tagihan air PDAM salah satunya disebabkan adanya korasi (kerusakan) meteran air di rumah pelanggan. Untuk itu, tambahnya, PDAM harus melakukan tera ulang secara berkala guna menghindari korasi meteran tersebut.

"Rusaknya meteran air pelanggan sehingga data ril tidak tercatat. Akibatnya pelanggan membayar tagihan air lebih besar dari biasanya. Ini jelas merugikan pelanggan," tegas Erison AW.

Sesuai amanat UU Nomor 2 Tahun 1981 tentang Meterologi Legal dan UU Nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen PDAM wajib tera ulang meteran pelanggan.

"PDAM bisa dikenai sanksi apabila tidak mematuhi aturan yang ada," tandas Erison. (obr)


PADANG - Para pelanggan menuding Perumda Air Minum Padang bukan menjual air tapi menjual angin. Setiap bulan pelanggan membayar tagihan yang membengkak namun pipa air hanya mengalirkan angin.

Seperti yang dijelaskan pelanggan, Tati yang mengaku berdomisili di Koto Baru, Lubuk Begalung. Tati mengaku merasa heran beberapa bulan terakhir ini terjadi pembengkakan biaya tagihan air, padahal pemakaiannya hanya untuk kebutuhan minum dan mandi.

"Heran, tagihan air biasanya per bulan Rp60 ribu. Sekarang saya bayar tagihan air Rp100 ribu," katanya kepada oborsumbar.com, Jumat (2/9/2022).

Persoalan yang sama juga dialami Erwin di Kompleks Pola Mas, Andalas. Menurutnya, terjadi kenaikan tagihan air dalam beberapa bulan terakhir dari Rp50 ribu menjadi Rp90 ribu.

"Saya tidak tau kenapa tagihan air PDAM itu naik padahal hanya digunakan untuk mandi," ungkapnya heran.

Erwin mempertanyakan apabila terjadi kenaikan tagihan tentunya pihak PDAM Padang memberitahu ke pelanggan. Kenyataannya, lanjut Erwin, pihak PDAM tidak memberitahu, tiba-tiba saja tagihan air PDAM melonjak.

"Jangan-jangan sekarang PDAM Padang tidak lagi jual air tapi jual angin," timpalnya.

Keheranan Tati dan Erwin perihal kenaikan tagihan air PDAM mewakili keluhan pelanggan lainnya. Belum lagi keluhan soal kualitas air PDAM yang dipertanyakan hasilnya oleh pelanggan.

Terpisah, Koordinator Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Padang Consumer Crisis, Erison AW berpendapt, terjadinya kenaikan tagihan air PDAM salah satunya disebabkan adanya korasi (kerusakan) meteran air di rumah pelanggan. Untuk itu, tambahnya, PDAM harus melakukan tera ulang secara berkala guna menghindari korasi meteran tersebut.

"Rusaknya meteran air pelanggan sehingga data ril tidak tercatat. Akibatnya pelanggan membayar tagihan air lebih besar dari biasanya. Ini jelas merugikan pelanggan," tegas Erison AW.

Sesuai amanat UU Nomor 2 Tahun 1981 tentang Meterologi Legal dan UU Nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen PDAM wajib tera ulang meteran pelanggan.

"PDAM bisa dikenai sanksi apabila tidak mematuhi aturan yang ada," tandas Erison. (

Terkait persoalan ini, pihak PDAM Padang belum merespon oborsumbar.com ketika mencoba konfirmasi. Kasubag Humas ketika dihubungi melalui pesan WA belum menanggapi. Sementara, Dirut PDAM Hendra Febrinal berkali-kali dihubungi tidak menganggkat selulernya hingga berita ini diturunkan.(obr)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.