Juli 2026


PADANG - Lima puluh pebulutangkis dari lima daerah mengikuti turnamen Walikota Padang Cup 2026 di Hall Titian Filano Sport Centre, Parak Karak Karakah. Turnamen yang memperebutkan Piala Walikota ini berlangsung 18-20 Juli.

Adapun daerah yang mengirim pebulutangkisnya antara lain, Kota Padang, Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh, Kabupaten Pasaman dan Pariaman.

Ketua Pelaksana, Adlin Gusmar mengatakan turnamen Walikota Cup ini merupakan ajang pembinaan sebelum menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porpov). Selain itu juga termasuk rangkaian kegiatan HUT Kota Padang.

"Sebelum kegiatan Porprov, para pebulutangkis perlu menguji kemampuan dengan latih tanding," kata Adlin yang juga Kabif Olahraga Dispora Kota Padang.

Piala Walikota ini terselenggara melalui dana pokok pkiran Anggota DPRD Kota Padang, Rafli Boy. Dengan turnamen ini, Rafly Boy berharap dapat melahirkan bibit bibit atlet batminton yang handal dimasa mendatang.

"Semoga turnamen ini berjalan sukses dan lancar nantinya," ujar Rafli.

Ia menyebut, turnamen ini juga sebagai ajang ujicoba bagi atlet atlet bulutangkis untuk mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat ke-XVI Oktober mendatang.

Open Turnamen tersebut dibuka secara resmi oleh Sekda Kota Padang, Raju Mendrova yang dihadiri Asisten I Kota Padang, Kadispora Kota Padang, Ketua KONI Kota Padang serta Camat Padang Timur. (**)


PADANG – Anggota DPRD Kota Padang, Rafli Boy, menyerahkan sebanyak 15 ribu bibit ikan lele kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Teh Talua Community (TTC) di Alang Laweh, Kecamatan Padang Selatan. Bantuan tersebut bersumber dari anggaran dana pokok pikiran (Pokir) Rafli Boy Tahun 2026.

Selain bibit ikan lele, Rafli Boy juga menyerahkan empat unit kolam terpal berukuran 3 x 4 meter yang akan digunakan sebagai sarana pembesaran dan budidaya ikan lele.

Rafli Boy mengatakan, bantuan tersebut merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis pemberdayaan kelompok pembudidaya ikan.

"Kalau program ini berhasil dan sukses, tentu akan kita anggarkan lebih besar lagi. Bantuan ini akan kita perluas sehingga dapat menjadi model ketahanan pangan berbasis budidaya ikan di tengah masyarakat," ujar politisi Partai NasDem itu saat menyerahkan bantuan di Pilakuik, Kecamatan Kuranji, Jumat (10/7/2026).

Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan anggota kelompok.

Pokdakan TTC sendiri memanfaatkan lahan pekarangan rumah sebagai lokasi budidaya ikan lele menggunakan kolam terpal. Upaya tersebut telah membuahkan hasil dengan beberapa kali panen.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mengapresiasi langkah Pokdakan TTC yang mampu memadukan program ketahanan pangan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, budidaya ikan lele merupakan contoh nyata bagaimana pemberdayaan dapat tumbuh dari masyarakat dan memberikan manfaat langsung bagi lingkungan sekitar.

"Lahan sempit dan pekarangan rumah dapat menjadi sumber kehidupan sekaligus sarana edukasi tentang ketekunan, kesabaran, dan kerja sama. Memelihara hingga memanen ikan lele tidak instan. Proses ini mengajarkan nilai-nilai yang sama seperti membangun masyarakat yang tangguh," ujar Maigus.

Ia menegaskan Pemerintah Kota Padang berkomitmen mendorong berbagai inisiatif serupa melalui pembinaan teknis, bantuan sarana, serta pendampingan yang berkelanjutan.(agb)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.