Soal Surat Edaran Kadis, Muzni Zein: Jangan Cari Keuntungan di Pendidikan

Muzni Zein, Anggota DPRD Padang

PADANG - Anggota DPRD Padang, Muzni Zen mengungkapkan tidak ada alasan apapun menjadikan dunia pendidikan untuk mencari keuntungan. Pernyataan Muzni Zein terkai Surat Edaran (SE) tanggal 28 Januari 2021 No.421.I/909/DP.Dikdas 3.202 tentang Pemakaian Seragam Sekolah.

"Selain menimbulkan kesalahpahaman, SE Kadis Pendidikan ini punya muatan mencari keuntungan," kata anggota Fraksi Gerindra ini disela-sela kegiatan HUT Partai Gerindra ke-13, Sabtu (6/2/2021).

Anggota dewan tiga periode ini mencurigai pengadaan seragam siswa di sekolah patut diduga bahwa dinas bermain proyek dan mencari keuntungan.

"Kalau memang surat edaran ini digunakan, kenapa pengadaannya harus di sekolah?," Muzni bertanya.

Muzni Zein menilai, pengadaan pakaian seragam oleh Dinas Pendidikan Kota Padang melanggar PP No 17 Tahun 2010, Pasal 181 tentang pendidik dan tenaga kependidikan, baik perseorangan maupun kolektif, dilarang menjual buku pelajaran, bahan ajar, perlengkapan bahan ajar, maupun pakaian seragam di tingkat satuan pendidikan.

"Aturannya jelas bahwa pengadaan seragam sekolah dilarang," pungkasnya.

Dilanjutkan Muzni, tambahan aturan penggunaan seragam sekolah menunjukkan kurang pekanya dinas dengan kondisi ekonomi masyarakat saat ini. Pada kondisi ekonomi yang lemah karena pandemi Covid-19 janganlah dinas pendidikan menambah beban orang tua siswa.

Selain itu, legislator tiga periode ini berpendapat jika memang pengadaan pakaian seragam ini dilaksanakan, berikan kebebasan memilih kepada orang tua siswa. Contohnya sebut Muzni, biarkan orang tua siswa membeli seragam ke toko atau penjahit.

"Saya yakin hal ini akan berdampak pada ekonomi karena ada transaksi jual beli di tengah masyarakat," ungkapnya.

Sebelumnya, anggota DPRD Padang Budi Syahrial melakukan walk-out ketika rapat dengar pendapat dengan Dinas Pendidikan Padang. Budi beralasan ketidakhadiran Kadis Pendidikan adalah suatu pelecehan bagi lembaga DPRD Padang.

Budi menilai ada aroma proyek dibali surat edaran Kepala Dinas Pendidikan. "Potensi keuntungan dari pengadaan seragam sekolah ini bisa mencapai miliaran," ucapnya saat ditemui di rumahnya, Jumat (5/2/2021). (***)

Label: ,

Posting Komentar

[blogger]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.