PADANG - Ketua DPRD Padang, Muharlion, meninjau langsung pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi warga terdampak banjir bandang di Lubuk Buaya, Koto Tangah, Rabu (10/12/2025) malam. Ia memastikan progres Huntara berjalan lancar dan fasilitas yang tersedia layak untuk dihuni.
Huntara tersebut berada di kompleks Rumah Nelayan, tepat di belakang Kantor Camat Koto Tangah, di kawasan yang sebelumnya digunakan sebagai tempat isolasi Covid-19 di SMK 10.
“Lokasinya berada di kompleks Rumah Nelayan, tepat di belakang Kantor Camat,” ujar Muharlion saat dihubungi, Kamis (11/12/2025).
Hingga saat ini, sebanyak 40 kepala keluarga (KK) telah menempati unit hunian yang disediakan, dan jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah, termasuk dari wilayah Kuranji.
Ia mengatakan setiap unit Huntara ditempati satu KK dan telah dilengkapi kasur serta kipas angin. Fasilitas dapur sedang dipersiapkan, sementara kebutuhan makan disuplai secara terpusat.
“Rumahnya layak, fasilitas lengkap. Fasilitas memasak akan menyusul. Makanan juga disuplai sementara,” kata Muharlion.
Ia mengatakan, DPRD akan terus memantau kelayakan hunian, mulai dari kondisi bangunan, fasilitas pendukung, hingga kualitas air bersih. Sebelumnya, ketersediaan air bersih menjadi kendala, namun kini telah dibuat beberapa sumur bor, dan warga menggunakan tandon sementara.
DPRD menargetkan seluruh warga terdampak menempati hunian sementara sebelum pertengahan bulan.
“Sebelum tanggal 15 Desember 2025, semua pengungsi sudah berada di hunian sementara, tidak lagi di pengungsian,” imbuhnya.(***)


Posting Komentar