Tim Gabungan Kembali Temukan Korban Tertimbun Longsor Akibat Gempa di Pasaman


PASAMAN - Jumlah korban meninggal akibat gempa yang melanda wilayah Pasaman Barat dan Pasaman, Sumatera Barat, bertambah. Hari ini tim gabungan kembali menemukan jenazah korban tertimbun material longsor di Jorong Guguk, Nagari Malampah, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman.

Dengan demikian, hingga Rabu (2/3/2022), total korban jiwa di dua kabupaten tersebut mencapai 12 orang.

Kepala Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Padang, Okta mengatakan, korban yang berhasil dievakuasi berjenis kelamin laki-laki.

Jenazah korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat ini telah dibawa ke Puskesmas Ladang Panjang,” kata Octa, Rabu (2/3/2022).

Ia menyebut, jenazah yang ditemukan hari ini merupakan korban kedua akibat longsor yang berhasil ditemukan.

“Korban ditemukan tertimbun material longsor sedalam sekitar tiga meter. Lokasinya kurang lebih 300 meter  korban pertama yang ditemukan,” terangnya.

Okta menjelaskan,  penemuan korban  berawal dari cara tradisional yang dilakukan warga.

“Warga menancapkan kayu ke lokasi longsor. Saat kayu diangkat dan berbau kurang sedap, diduga ada korban di sana. Setelah dilakukan penggalian, ternyata benar,” ungkapnya. Ia melanjutkan, butuh waktu tiga jam untuk mengevakuasi korban. Lambatnya proses evakuasi  selain karena kondisi tanah liat yang cukup pekat dan tebal, proses evakuasi hanya mengunakan alat manual yakni dengan cangkul dan tangan.

Saat ini tim gabungan masih terus melakukan pencarian 3 korban lainnya yang dinyatakan hilang dan diperkirakan tertimbun longsor.

Sebelumnya, Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya menyebutkan, total korban jiwa yang berhasil ditemukan sebanyak 5 orang di Kabupaten Pasaman Barat dan 6 di Kabupaten Pasaman.

“Di samping itu, data sementara yang berhasil dihimpun meliputi korban luka berat 42 orang, luka ringan 346, hilang 4 orang dan warga yang mengungsi kurang lebih mencapai 13 ribu jiwa,” ucap Abdul, Minggu (27/2/2022).(sk)

Label:

Posting Komentar

[blogger]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.