Perkembangan Terbaru Kasus Perampokan Sadis di Kuranji Padang

PADANG - Polisi masih melakukan penyelidikan kasus perampokan disertai pembunuhan yang terjadi di kawasan Belimbing, Kecamatan Kuranji Kota Padang. Petugas juga tengah memburu pelaku yang menurut keterangan saksi berjumlah 3 orang.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda mengatakan, sejauh ini belum ditemukan bukti baru dari kasus yang membuat geger warga tersebut.

“Belum ada bukti baru. Kita masih terus melakukan penyelidikan,” kata Rico, Senin (25/10/2021).

Diberitakan sebelumnya, perampokan tersebut diduga terjadi pada Sabtu (23/10/2021) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Namun baru diketahui warga dan petugas kepolisian pada Minggu (24/10/2021) pagi setelah security yang bertugas di rumah korban melapor kepada warga yang baru selesai salat subuh.

Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Yuni Nelti (59)  ditemukan meninggal dunia dalam perampokan sadis tersebut. Sedangkan suaminya Kusbiantara (58) terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena mengalami patah tangan.

Kapolsek Kuranji AKP Sutrisman menceritakan kronologi perampokan berdasarkan keterangan saksi bernama Robbi (23) yang merupakan security di rumah pengusaha Gas Elpiji tersebut.

“Awalnya saksi Robbi sedang sholat di kamar belakang. Kemudian tiba-tiba datang 3 laki-laki yang tidak dikenal mengenakan penutup kepala. Saksi ini langsung disekap dan kaki tangannya diikat,” kata Sutrisman melalui keterangan tertulis, Minggu (24/10/2021).

Sutrisma mengatakan, saksi berhasil melepaskan ikatan tali pada Minggu  subuh sekitar pukul 05.00 WIB.

Usai tali lepas, saksi langsung menuju ke rumah utama. Sesampainya di rumah utama terdengar ada suara orang menggedor-gedor pintu kamar,” sebut dia.

Kemudian, setelah pintu kamar terbuka ditemukan asisten rumah tangga Eni (23) dalam keadaan tangan terikat.

Ia melanjutkan, saksi kemudian ke kamar mandi dan menemukan korban Kusbiantara dalam kondisi tergeletak.

Sementara itu, korban Yuni Nelti ditemukan dalam keadaan tangan terikat kebelakang dan mulut ditutup dengan menggunakan kain di dalam kamar tidur.

“Korban Yuni Nelti ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan suaminya Kusbiantara mengalami luka parah, tangannya patah,” terang Sutrisman.

Ia melanjutkan, hasil penyelidikan sementara perampok berhasil membawa 1 mobil Honda Mobilio BA 1394 BQ, kartu ATM, 4 unit handphone dan receiver CCTV. (sk)

Label:

Posting Komentar

[blogger]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.