Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Rekanan Pemprov Sumbar Tak Punya Dana, Bantuan Kandang Ternak Gagal Diberikan

Minggu, 02 Januari 2022 | Januari 02, 2022 WIB Last Updated 2022-01-02T20:58:53Z


PADANG - Belum reda polemik bantuan sapi Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Pemprov Sumbar) bertubuh kurus yang sempat menjadi sorotan dan perbincangan beberapa waktu lalu, kini beredar kabar bantuan ternak indukan sapi, kambing dan bebek dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan tidak disertai bantuan kandang dan obat-obatan serta vitamin.

Padahal, sebelumnya tersiar kabar bantuan kandang, obat-obatan dan vitamin sudah dianggarkan.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumbar, Erinaldi, membenarkan bahwa bantuan yang diberikan hanya ternak dan pakan.

Sementara bantuan kandang belum diberikan karena rekanan yang dimenangkan tidak mampu untuk pendanaan sehingga dilakukan pemutusan kontrak.

“(Pengadaan) kandang terjadi pemutusan kontrak dengan rekanan sehingga dana menjadi sisa yang dikembalikan ke kas daerah. Rekanan tidak mampu (pendanaan),” kata Erinaldi, Selasa (28/12/21).

Sayangnya, Erinaldi tidak merespon ketika ditanya kenapa Pokja memenangkan rekanan yang tidak mampu pendanaan.

Sementara itu, Kabid Peternakan, Darmayanti juga menyampaikan hal yang sama. Dia menyebut, bantuan kandang sudah dianggarkan dan sudah ada pemenang. Namun bantuan kandang tidak jadi direalisasikan karena pemenang tender wanprestasi sehingga dilakukan pemutusan kontrak.

Begitu juga untuk bantuan obat–obatan dan vitamin, sudah dianggarkan. Menurut Darmayanti, bantuan tersebut tidak jadi dilaksanakan akibat refocusing anggaran.

Permasalahan ini telah dikonfirmasi kepada Gubernur Sumbar, Mahyeldi, (30/12/21).

Beberapa poin yang ditanyakan kepada Mahyeldi diantaranya, kenapa rekanan yang tidak mampu untuk pendanaan dimenangkan untuk pengadaan kandang ternak. Kemudian apa pertimbangan Pemprov Sumbar memberikan bantuan ternak kepada masyarakat tanpa diberikan bantuan kandang dan obat-obatan.

Hingga berita ini ditayangkan, Mahyeldi, belum menanggapi pertanyaan atau konfirmasi tersebut. (sk)

×
Berita Terbaru Update