Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Akibat Kabut Asap, 600 Kasus ISPA Terjadi di Padang

Kamis, 03 September 2026 | September 03, 2026 WIB Last Updated 2026-09-03T08:15:27Z


PADANG - Sedikitnya 600 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dalam periode 24 Agustus hingga 2 September 2026 terjadi di Kota Padang. Peningkatan kasus ISPA ini disebabkan kualitas udara akibat kabut asap. Data ini dikeluarkan  Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang.

Kepala Dinkes Kota Padang Srikurnia Yati mengatakan, peningkatan kasus ISPA tersebut diketahui berdasarkan data yang dihimpun dari sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), termasuk puskesmas dan klinik.

Data Dinkes menunjukkan, pada periode 17-23 Agustus 2026 tercatat sekitar 4.700 kasus ISPA.

Jumlah tersebut kemudian mengalami penambahan sekitar 600 kasus pada periode 24 Agustus hingga 2 September 2026.

"Kalau kita lihat dari minggu sebelum adanya penurunan kualitas udara ini, ada kenaikan kasus ISPA yang kita data dari fasyankes, dari klinik maupun dari puskesmas," kata Srikurnia, Kamis (3/9/2026).

Kualitas Udara Menurun

Srikurnia menjelaskan, ISPA sebenarnya merupakan penyakit yang juga ditemukan dalam kondisi normal.

Namun, kenaikan kasus yang terjadi bersamaan dengan penurunan kualitas udara menjadi perhatian Dinkes Kota Padang.

"Kalau terjangkit ISPA pasti dalam kondisi sehari-hari juga memang kasus ISPA kita ada. Tapi kalau kita lihat dari minggu sebelum adanya penurunan kualitas udara ini, ada kenaikan kasus ISPA," jelasnya.

Dinkes mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama kualitas udara Kota Padang mengalami penurunan.

Masyarakat juga diminta tidak mengabaikan gejala gangguan pernapasan dan memanfaatkan fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan yang membutuhkan pemeriksaan.

Pemko Padang Siapkan Surat Edaran

Sebagai langkah antisipasi, Dinkes Kota Padang telah menyampaikan imbauan kepada masyarakat melalui jaringan puskesmas.

Selain itu, Pemerintah Kota Padang tengah menyiapkan surat edaran wali kota mengenai kewaspadaan terhadap penurunan kualitas udara.

"Insyaallah hari ini selesai. Ini akan kita sampaikan kepada seluruh OPD, seluruh instansi pemerintah, swasta maupun BUMN, BUMD, kemudian kepada seluruh masyarakat terkait dengan kewaspadaan terhadap penurunan kualitas udara yang ada di Kota Padang," ujarnya.

Melalui surat edaran tersebut, masyarakat akan diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara memburuk.

Imbauan khusus ditujukan kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki penyakit kronis.(***)

×
Berita Terbaru Update